/* slider snp1 */

Minggu, 23 Juli 2017

Proyek Rehab Rumah Dinas SDN 3 Ciparay Di Duga Bermasalah

Kab. Bandung, Swara Nasional Pos - Proyek Rumah Dinas  SDN 3 Ciparay di duga bermasalah dan tidak transparan, menurut pengakuan Asep salah satu panitia pembangunan di sekolah tersebut, mengatakan, "anggaran tersebut sebesar 50 juta, dan semuanya habis di pakai rehab bangunan rumah dinas," jelasnya. 

Namun berdasarkan pantauan media  di temukan kejanggalan, di antaranya tidak terpasangnya papan proyek dan kualitas bahan material kurang layak, tentunya hal ini mengundang tanya bagi para pemerhati pendidikan wilayah Ciparay. 

Menurut Usep Sekjen LSM Bara Api Provinsi Jawa Barat mengatakan, "kami berharap adanya pengkajian ulang terhadap bangunan rumah dinas tersebut, di sinyalir pihak sekolah dalam program pembangunan tersebut hanya mencari keuntungan tanpa memperhatikan kualitas bangunan tentunya hal ini telah merugikan Keuangan Negara," tegasnya. 

"Terlebih apa maksud dan tujuannya pihak sekolah tidak memampankan papan proyek, ini udah jelas pihak sekolah kurang transparan dalam pelaksanaan proyek bangunan rumah dinas, untuk itu kami berharap pihak dinas terkait untuk segera menindak pihak sekolah, dan bilamana ditemukan pelanggaran maka jangan segan-segan untuk memproses secara hukum," tambahnya.

Masih menurut Usep, "kami akan selalu memantau pekerjaan bantuan dari Pemerintah di wilayah Dinas Pendidikan Ciparay agar jangan terjadi tindak pidana korupsi."

Usep juga berharap, "pihak UPTD TK/SD  Ciparay jangan berpangku tangan karena masalah ini perlu pengawasan yang jelas," pungkasnya (Jef/Arbim)

Bangunan Rehab Sekolah Bermasalah, Kepala UPTD TK/SD Ciparay Menutup Mata

Kab. Bandung, Swara Nasional Pos - Bantuan Pemerintah rehab sekolah SD dan Rumah Dinas Serta paving blok. Pemagaran, melalui APBD Kab. Bandung tahun anggaran 2017 di wilayah Unit Pendidikan Kecamatan Ciparay, di duga bermasalah, tentunya hal Ini mengundang kecurigaan dari kalangan pemerhati pendidikan. 

Temuan Media setelah kroscek ke lokasi pekerjaan, di temukan beberapa kejanggalan di mana Sekolah penerima manfaat tidak terpasang papan proyek  pekerjaan. Di sinyalir hanya mencari keuntungan tanpa memperhatikan kualitas bahan baku bangunan, terkesan asal jadi. Salah satu contoh sekolah SDN 3 Ciparay dan SDN Ciheulang Tonggoh. 

Ironisnya, Kepala UPTD  TK/SD Ciparay terkesan menutup mata, seakan tidak peduli atas bantuan Pemerintah tersebut yang diduga banyak masalah.

Di jelaskan Ketua Forum LSM Pendidikan Permerhati Anti Korupsi Jawa Barat, Dadang Subekti SH, "bilamana ada sekolah yang menerima bantuan dari Pemerintah menyalahgunakan anggaran bantuan maka segera laporkan ke pihak Dinas terkait, bila perlu segera laporkan ke penyidik, seperti Kepolisian dan Kejaksaan serta BPK, jangan sampai bantuan tersebut merugikan kas Negara," jelasnya. 

Lebih lanjut Dadang mengatakan, "bilamana benar bantuan rehab Sekolah dan Rumah Dinas bermasalah di wilayah Ciparay, kami akan segera melakukan kontrol sosial dan melaporkan ke pihak berwenang,untuk ditindaklanjut," tegas Dadang.

Lemahnya pengawasan terkait bantuan bangunan dari Pemerintah, Kepala UPTD Pendidikan Ciparay beserta staf jajaran yang berkompeten, mengundang tanda tanya pemerhati dunia pendidikan, terlebih Kepala UPTD terkesan meremehkan propesi wartawan. (Jef/Arbim)   

BPN Provinsi Lampung di Minta Secepatnya Mediasi Sengketa Lahan Jalan Tol di Umbul Jaga Urip

Proyek Drainase di Kerjakan Asal-asalan

Penggalangan Komitmen Bersama Antara UPT Puskemas Margahayu dengan Muspika Kecamatan Margahayu

Bandung, Swara Nasional Pos - Pada Hari Selasa 17-07-2017 Pukul 14.00 wib Bertempat di Aula Kecamatan Buah batu Jl. Raya Ciwastra No. 291 telah berlangsung kegiatan penggalangan Komitmen Bersama menjelang akreditasi UPT Puskesmas Margahayu Raya Kec. Buah batu Th 2017. Kegiatan tersebut di hadiri LK 95 orang dengan penanggung jawab kegiatan Kepala UPT Puskesmas Margahayu Raya dr. Fatimah.
Kegiatan  di hadiri oleh:
1). Camat Buah Batu Drs. Hendrawan Setia wiwaha.
2). Wakapolsek Buah Batu AKP Hardinan
3). Bamin wanwil mewakili Danramil Serma Gunawan
4). Babinsa Kelurahan Margasari Serda Karyono
5). Lurah Margasari Komar
6). Lurah Cijaurah Tatang
7). Pewagai Puskesmas Margahayu Raya
8) Perwakilan dari SMA 21 dan SMP 18
9). Kader KB Kes dan Posyandu.

Kepala UPT Puskesmas Margahayu raya dr. Aminah menyampaikan, "meminta dukungan kepada Muspika ( Camat, Danramil dan Kapolsek ) dalam terwujudnya puskesmas yang terakreditasi."

Sementara itu Camat mengatakan, "Siap memberikan dukungan kepada pelayanan kesehatan di  Puskesmas, memotivasi masyarakat yang tidak mau di rujuk ke RS, memberikan masukan, harapan dan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan." 
Di kesempatan yang sama Wakapolsek juga menyampaikan, "Berkoordinasi dalam giat penyuluhan dan penanganan kecelakaan, kejadian kekerasan dan napzah. Dukungan keamanan dan penanggulangan bencana, membantu keamanan kegiatan."
Dam di akhiri oleh Bamin wanwil juga mengatakan, "Memberikan masukan, harapan dan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan, membantu dan berkoordinasi pelayanan KB kes dan penurunan Angkah kematian Ibu ( AKI ) serta Angka kematian Bayi ( AKB ), membantu dalam keamanan kegiatan."
Di akhir kegiatan di adakan diskusi tanya jawab dan penandatanganan komitmen bersama. Kegiatan Selesai 16. 45 WIB. Selama berlangsung kegiatan situasi aman dan terkendali.
*Jef/Gun

Kamis, 20 Juli 2017

Densus 88 Sergap Jaringan Teroris di Ibun

Kab. Bandung, Swara Nasional Pos- Densus 88 Mabes Polri, Selasa (18/7) kembali menangkap jaringan teroris kelompok Jamaah Anshor Dauliyah di kampung Sirnagalih Desa Karyalaksana Kecamatan Ibun hasil pengembangan anggota teroris lainnya yang sudah di amankan sebelumnya di Ciparay dan Buahabatu serta Margahayu, Bandung.
 
Penangkapan terduga anggota teroris Yongki Chandra, yang menjadi kaki tangan ISIS di  Indonesia ini di tangkap saat mengendarai sepeda motor di kampungnya, Senin sore (17/7).

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, "Yongki Chandra di tangkap berdasarkan hasil pengembangan Densus 88 Mabes Polri  yang berencana meledakan Fasilitas umum sarana olahraga Stadion GBLA di Gedebage Bandung dan cafe-cafe di jalan Braga Bandung," ucapnya.

 "Yongki Chandra ikut membantu dalam pembuatan bom rakitan bersama Agus Wiguna, dan sekarang sudah diamankan Densus 88 antiteror di Mapolda Jabar, "jelas yusri.  

Adapun barang bukti yang berhasil di amankan di rumah Yongki, diantaranya paku, aki dan kabel dimana ada keterkaitan barang bukti seberat 5 kg bahan baku rakitan Bom di tempat Agus Wiguna, dimana sebelumnya Yongki dan Agus Wiguna pernah melakukan pertemuan di Ciwastra untuk merencanakan terror Bom di restoran jalan Astanaanyar dan Gereja serta cafe-cafe di jalan Braga Bandung. (Jef/Arbim)




Dinas BPMPK Sudah Melakukan Kroscek Terhadap Penggunaan Dana Desa (DD) Pada Tahun 2016 di Tiyuh Totokaton