/* slider snp1 */

Sabtu, 27 Mei 2017

SMA N 1 Waway Karya Helat Wisuda dan Pelepasan Siswa Siswi Angkatan ke XII

Lampung Timur, Swara Nasional Pos - Wisuda dan pelepasan siswa siswi angkatan ke XII bertempat di halaman  sekolah SMA N 1 Wawai Karya yang mana kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sudah di agendakan setiap tahunnya.
 
Kesederhanaan acara tersebut tidak menjadi suatu halangan atau kendala, justru sebaliknya para hadirin baik dari wali murid, tamu undangan serta khususnya  bagi siswa/siswi yang akan meninggalkan sekolah sangatlah antusias menyambut di buka nya  acara pelepasan tersebut.

Hadir dalam  acara wisuda dan pelepasan siswa siswi SMA N 1 Waway Karya, Camat Waway Karya Jarot Suseno, S.H, Kapolsek Waway Karya AKP. Langgeng Toto Susanto, yang di wakili anggota Polsek, Ketua Kwaran Waway, Abdul Fatah, Kades Karya Basuki, Nanag Subagio, Ketua Komite, Kadri, Kepala SMA N 1 Waway Karya, drs. Nuhmacan, M.M, dan para wali murid.
 
Dalam sambutannya, Kepala SMA N 1 Waway Karya, mengatakan, "siswa siswi yang lulus tahun ini ada 121, terdiri dari murid IPA 47' orang dan IPS 74' orang siswa siswi alhamdulillah lulus 100%. Setelah kelululusan dan pelepasan ini para siswa siswi agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan jaga nama baik sekolah ini, karena lulus dari sini bukan berarti akhir dari segalanya melainkan  awak mencari jati diri," ucapnya.

"Sebab tantangan  kehidupan di masa yang akan datang akan lebih berat, ingat pesan saya kepada seluruh siswa yang telah lulus agar dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, raihlah cita-cita mu, karena sukses ada di tangan mu," lanjutnya.
 
"Dan juga saya berharap kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Wawai Karya ini senantiasa mendukung lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Wawai Karya, khususnya SMA N 1 Wawai Karya ini, demi terciptanya generasi penerus bangsa  yang berpendidikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan," paparnya.

Lanjut Nuhmacan di tambahkannya pula, "di era sekarang ini ilmu pengetahuan sangatlah penting dan janganlah puas dengan apa yang sudah di capai sekarang, sebab ini bukanlah akhir dari segalanya, perjalanan masih panjang, tantangan dan rintangan di era global ini semakin berat dan sulit. Maka dari itu untuk semua orang tua agar dapat mengarahkan serta memberi motifasi kepada anak-anak yang telah lulus agar bisa melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi dan mudah mudahan dengan tetap semangat serta berbekal ilmu dan iman yang kuat insha allah akan menjadi anak yg sukses kelak. Jangan sampai terjerumus pada pergaulan bebas yang negatif serta tidak terarah raihlah cita-citamu, lanjutkan pendidikanmu," himbau Kepala Sekolah.

"Betapa pentingnya pendidikan di era modern seperti sekarang ini, dan mudah-mudahan mampu meraih cita-cita  bisa bersaing di era globalisasi serta menjadi generasi bangsa yang handal. Kalian sudah di didik pada saatnya nanti harus bisa digunakan dan diterapkan di kehidupan sehari hari dalam bermasyarakat serta jaga nama baik sekolah, keluarga dan nama baik kalian sendiri nanti di luar sana dalam kehidupan bermasyarakat, jangan lakukan tindakan yang melanggar hukum agar kalian menjadi contoh yang baik, bermoral, berbudi pekerti yang baik dan dapat menghargai orang lain," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, perwakilan wali murid, Abdul Rahman, S.Ag, wakil wali murid dalam sambutannya mengatakan, "mengucapkan beribu ribu permohonan maaf dan ungkapan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ibu Guru yang telah mendidik anak-anak kami hingga lulus. Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih selama 3(tiga) tahun ini anak kita sudah di didik dan di bekali ilmu yang bermanfaat, semoga apa yang telah Bapak Ibu Guru berikan dan perbuat mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT," ucapnya.
 
Di kesempatan yang sama, Ketua Komite SMA N 1 Waway Karya, Kadri megucapkan banyak terima kasih, terutama kepada Kepala Sekolah, para guru dan wali murid yang telah bekerja sama untuk memajukan lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Wawai Karya, khususnya SMA N 1 Wawai Karya.
 
Lalu salah satu siswa  yang mewakili siswa/siswi kelas XII yang telah di lepas mengungkapkan rasa terimakasih  saat di konfirmasi, "mengucapkan ribuan rasa terima kasih yang tak terhingga, khususnya kepada Kepala Sekolah, beserta dewan guru terimakasih atas kerja keras dan jasanya dalam mendidik dan memberikan ilmu pengetahuan kepada kami. Kami sebagai generasi penerus bangsa ini dan kelak akan menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa di masa yang akan datang. Sekali lagi mohon maaf dan terima lasih selama 3(tiga) tahun ini kami sudah di didik  di bekali ilmu yang bermanfaat, semoga apa yang telah bapak ibu guru perbuat mendapat balasan yang setimpal  dari ALLAH SWT, dan harapan saya kepada adik-adik kelas saya contohlah yang baik jangan yang jelek, dan harus bisa lebih maju dari kami, pungkasnya.
*Jef/Fauzi

Ridho Ficardo Luncurkan Minapolitan Sentra Ikan Air Tawar di Pasir Sakti

Lampung Timur, Swara Nasional Pos - Selain menghadiri Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo juga meluncurkan Minapolitan di Kecamatan Pasir Sakti sebagai kawasan sentra ikan air tawar, Sabtu (20/05/2017).

Penetapan Kecamatan Pasir Sakti sebagai kawasan sentra ikan air tawar ini berdasarkan SK Menteri Kelautan dan Perikanan RI No:35/kepmen/KP/2013 tanggal 3 Juli 2013 yang mencanangkan lahan seluas 159 hektar di Desa Rejo Mulyo dan Desa Gedung Ringin, Kecamatan Pasir Sakti sebagai Minapolitan.

Kecamatan Pasir Sakti merupakan lahan bekas galian tambang pasir yang semenjak tahun 2013 terbengkalai, dan baru di bawah kepemimpinan Gubernur M. Ridho Ficardo dikelola sesuai dengan kondisi dan potensi untuk mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja, serta kesempatan wirausaha.

Dalam peluncuran Minapolitan tersebut Gubernur Ridho mengikuti kegiatan panen ikan, tebar bibit, dan penanaman bibit bambu.

Ridho juga memberikan bantuan berupa 5000 bibit bambu, 200rb bibit ikan, dan 100 terpal plastik untuk kolam ikan rumah tangga.

"Ini merupakan kebanggan bagi kita semua, bahwa ada satu daerah yang dalam situasi kurang baik dapat kita ubah menjadi sesuatu yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat, yaitu dengan menjadikannya sebagai area budi daya perikanan, harapan saya bukan hanya untuk lampung, tapi kedepannya bisa menjadi kawasan sentra perikanan air tawar nasional," papar Ridho.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ridho mengukuhkan Dewan Pengurus Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI) Wilayah Lampung. Kemudian, pengukuhan Dewan Pengurus Komunitas Bambu Nusantara (KBN) Wilayah Lampung, dan pengkuhan Dewan Pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Supriasih, warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Pasir Sakti mengakui semenjak kepemimpinan Pak Ridho selama 3 tahun terakhir, didesanya banyak kemajuan.

"Dengan adanya perbaikan bekas-bekas galian pasir menjadi budidaya ikan, perekonomian kami semakin terbantu," pungkasnya.
*Jef/Fauzi

Jumat, 26 Mei 2017

VALKOMMENN ILL BANDUNG , SVERIGES KUNG CARL XVI GUSTAF

Bandung, Swara Nasional Pos - Selamat Datang di Bandung Yang Mulia Sri Baginda Raja Carl XVI Gustaf dan Yang Mulia Ratu Silvia ucapan dari masyarakat Kota Bandung ketika Raja Carl XVI dan Ratu Silvia berkunjung ke Bandung dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di hari ke tiga di Indonesia, Rabu (24/5).

Kunjungan kenegaraan pertama oleh Swedia ini mencakup tiga kota di Indonesia diantaranya Jakarta, Bogor, dan Bandung tanggal 22-24 Mei 2017. Kunjungan oleh Raja dan Ratu Swedia ini diharapkan dapat memperkaya dan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Swedia. Pemerintah Swedia akan diwakili oleh Menteri Infrastruktur Anna Johansson. Delegasi bisnis yang terdiri dari 31 perusahaan dengan omset tahunan 330 Milyard USD, turut serta dalam kunjungan kenegaraan Yang Mulia Sri Baginda Raja Carl XVI Gustaf dan Yang Mulia Ratu Silvia di Indonesia.

Duta Besar Swedia untuk Indonesia Johanna Brismar Skoog mengatakan, " Swedia dan Indonesia memiliki hubungan yang dekat dan baik. Kunjungan Kenegaraan yang pertama kali ini merupakan bukti akan hubungan ini dan juga batu loncatan bagi kedua negara, demi meningkatnya kerjasama yang lebih dalam."

Raja dan Ratu diterima Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo di Istana Negara, dan sebagai bagian dari upacara penyambutan, mereka berjalan melewati replika patung The Hand of God yang dibuat oleh pemahat Swedia Carl Milles, sebuah hadiah kepada pemerintah Indonesia dari pemerintah Swedia pada tahun 1957.

Kunjungan Raja dan Ratu di hari kedua mengikuti berbagai program yang disusun berdasarkan model Triple Helux dari Swedia (Kerjasama antara Pemerintah, Otoritas, Universitas dan Industri) dalam hal promosi penelitian dan inovasi. Yang Mulia Raja berpartisipasi dalam acara Hackhaton, untuk menemukan solusi konkret yang dapat membantu memperbaiki situasi lalu lintas di Jakarta.

Tidak lupa siswa dari beberapa Universitas bekerjasama dengan Ericsson, Raja Swedia hadir saat peresmian Forum Bisnis Eksekutif Indonesia-Swedia (ISSEF), yang berfokus pada digitalisasi, infrastruktur dan kualitas hidup yang dilanjutkan dengan kunjungan ke pusat lalu lintas kapal di Indonesia Port Cooperation (IPC) di Tanjung Priok.

Siang harinya Raja dan Ratu diundang makan siang oleh PLT.Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat di Kota Tua. Di lapangan Fatahillah, Raja dan Ratu juga akan bertemu dengan Volvo Club dan diperkenalkan pada seni batik dan wayang.

Sejalan dengan program Raja, Ratu akan mengikuti Seminar tentang model dan kreativitas, hasil kolaborasi dengan Femina Group dan Jakarta Creative Hub. Fokus diskusi ini adalah meningkatnya kerjasama di bidang mode, inovasi, sustainabilitas dan kewirausahaan. Siang harinya Ratu melakukan kunjungan lapangan ke Perpustakaan Masyarakat di Manggarai, kolaborasi dengan UNICEF, untuk menggarisbawahi pentingnya mendukung anak anak dan memastikan hak anak anak dihormati. Kunjungan Ratu ini dilanjutkan dengan roundtable discussion dengan Menteri Yohanna Yembie tentang " Mengakhiri Kekerasan Terhadap Anak-anak," sebagai bagian dari kemitraan global Agenda 2030

Kunjungan Raja dan Ratu Swedia di hari ketiga dilaksanakan di kota Bandung berangkat menggunakan Kereta Api.
Kedatangan Raja dan Ratu Swedia di sambut langsung Walikota Bandung Ridwan Kamil, dengan Agenda nya memasuki Pendopo Kota Bandung dengan menemui dan berfoto langsung dengan Viking Persib Bandung. Setelah dari Pendopo Kota Bandung, Raja dan Ratu Swedia di dampingi Walikota Bandung dan istri berjalan ke Museum Asia Afrika melewati Taman Masjid Raya Bandung. Raja dan Ratu Swedia juga akan bertemu dengan Perkumpulan Pelajar Indonesia "Alumni Swedia" di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), dimana Swedish Institude dan LPDP akan menandatangani sebuah MoU dan meluncurkan Portal Linkedln Sweden-Indonesia Connect, untuk menghubungkan alumni dengan perusahaan Swedia  di Indonesia.

Untuk menutup kunjungan Kenegaraan, Yang Mulia Sri Baginda Raja Carl XVI Gustaf dan Yang Mulia Ratu Silvia akan mengikuti sesi  akhir dari Seminar mengenai model Triple Helix di ITB yang diselenggarakan bersama dengan Lund University dan dihadiri oleh Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro. Tujuan Seminar tersebut untuk mendorong kolaborasi antara perusahaan, universitas dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penelitian, inovasi dan kewirausahaan sebuah model yang terbukti sangat berhasil bagi bisnis dan taman sains di Swedia.  *Jefri/Purwadhi/Arbim/Gun

Selasa, 23 Mei 2017

Gubernur Ridho Ficardo Beri Bantuan Ponpes Darussalam Lampung Timur

Gubernur Lampung ketika di Nuwo Adat Keratuan Melinting, Desa Nibung,  Kecamatan Gunung Lampung Timur, Sabtu (20/5/2017) sore.
Lampung Timur, Swara Nasional Pos - Usai melaksanakan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Darussalam, Lampung Timur. Sabtu (20/05/2017).

Kunjungannya ke Pondok Pesantren Darussalam ini merupakan silahturahmi dan pemberian bantuan berupa Al-Quran sebanyak 125 buah, kemudian buku Khotbah Jumat, Yasin dan buku Iqro.

Pimpinan Ponpes Darussalam, KH M.Maturulhuda R.S menyatakan suatu kehormatan bagi mereka didatangi oleh Pak Gubernur M.Ridho Focardo beserta rombongan.

"Selamat datang dan terimakasih atas kedatangan Pak Ridho yang sudi dan berkenan datang ke pondok kami yang ada di desa ini," sambutnya.

KH. Maturulhuda juga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pak Gubernur, "semoga dapat bermanfaat bagi kami dan menambah kesejahteraan untuk umat di Kecamatan Pasir Sakti juga seluruh umat di Provinsi Lampung." ucapnya.

Sambil bercanda Ridho mengatakan, "tadinya saya mau bangun masjid disini tapi masjidnya keburu jadi duluan," yang kemudian disambut tawa santri yang memenuhi Masjid Pondok Pesantren Darussalam.

Sementara itu Ridho, dalam bincang santai bersama para santri dan pengurus pondok pesantren mengatakan, bahwa ada banyak program-program pemerintah  untuk mendukung kegiatan keagamaan.

Saat ini sudah ada program wisata rohani, yaitu ziarah walisongo untuk 6000 orang, 307 umrah gratis, bahkan ada penambahan 188 orang lagi. "Silahkan langsung diajukan apa-apa saja yang menjadi kebutuhan dari pondok pesantren, agar dapat kami tindak lanjuti." papar Ridho.

Kemudian Ridho juga berpesan kepada para kiyai dan ulama, untuk disampaikan kepada umat agar masyarakat tidak mudah disusupi oleh paham-paham yang dapat memecah belah bangsa.
*Jef/Fauzi

Gubernur Ridho Ficardo Dapat Gelar Pangeran Raja di Lappung

Lampung, Swara Nasioanl Pos - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mendapat gelar adat Pangeran Raja di Lappung dari Adat Keratuan Melinting. Penyematan gelar tersebut berlangsung di Nuwo Adat Keratuan Melinting, Desa Nibung,  Kecamatan Gunung Lampung Timur. Sabtu (20/5/2017) sore.

Menurut Ratu Melinting, H. Rizal Ismail, S.E.,  M.M,  gelar Sultan Ratu Idil Muhammad Tihang Igama IV, pemberian gelar ini sebagai bentuk penghormatan atas kepedulian Ridho pada masyarakat adat Melinting. Upacara pemberian gelar di awali ngarak memakai kereta kencana burung garuda dari batas desa menuju Nuwo Adat Keratuan Melinting.

Kedatangan Gubernur disambut para perwatin yang terdiri dari ratu dan penyimbang. Selain itu,  para tokoh agama,  adat, dan masyarakat.

Pemberian gelar diawali prosesi angkat saudara antara H. Rizal Ismail dan Ridho Ficardo dengan pembacaan surat keputusan. Prosesi dilanjutkan pemberian gelar adat. Rizal Ismail menjadi kakak dan Ridho Ficardo sebagai adik. "Sekarang Pak Ridho Ficardo adalah warga Melinting dan terikat adat warga Melinting. Punya hak dan kewajiban yang sama dengan warga Melinting," kata Rizal Ismail.

Melaui persaudaraan ini, kata Rizal Ismail,  dapat memperjuangkan harkat dan martabat masyarakat adat,  seperti pengakuan atas hak ulayat. "Kami juga berharap Gubernur dapat membantu pembangunan sarana dan prasarana bagi warga Melinting, karena adat ini takkan mampu dipertahankan sendiri oleh masyarakat adat," kata Rizal.

Rizal Ismail yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur selama dua periode (1999-2009) dari Partai Golkar itu, berharap Ridho dapat mendukung usulan Peraturan Daerah Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Adat. "Ini adalah warisan luhur budaya bangsa. Kekuatan masyarakat adat penting untuk mendukung pembangunan. Kami berharap gelar adat ini sebagai pintu masuk bagi pemberdayaan masyarakat adat," kata Rizal.

Masyarakat adat Lampung,  kata Ridho,  harus lestari, karena merupakan salah satu yang memiliki aksara. "Sebagai Gubernur saya berkewajiban merangkul seluruh elemen, temasuk masyarakat adat. Kalau tidak kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi, " kata Gubernur Ridho.

Gubernur meminta adat jangan hanya simbol,  tapi harus menjiwai masyarakatnya. Pasalnya,  nilai-nilai adat banyak mengajarkan kebaikan.  "Mudah-mudahan, gelar ini bukan hanya waktu saya jadi Gubernur. Walaupun kelak saya tidak lagi Gubernur, tetap diakui sebagai warga Melinting," pungkas Ridho. *Jef/Fauzi

Chusnunia Hadiri Perayaan Hari Bhakti Dokter ke-109

Lampung Timur, Swara Nasional Pos - Bupati Lampung Timur Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D.  menghadiri Perayaan Hari Bhakti Dokter Ke 109 Tahun 2017. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Desa Labuhan Ratu VII, Kecamatan Labuhan Ratu Lamtim. Perayaan Hari Bhakti Dokter tersebut diisi dengan bebagai kegiatan diantaranya, pemeriksaan kesehatan, gerakan makan buah, jalan sehat, lomba senam, donor darah serta pemberian santuan kepada anak yatim.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua IDI wilayah Lampung, dr. Asep Sukohar, Ketua IDI cabang Lampung Timur, dr. Nila Sandra Wati Tanjung, Kepala BPJS Lampung Timur, Akpara, Kepala RSUD Sukadana, dr. Nanang Salman Saleh, Sp. B., Camat Labuhan Ratu, Umar Dani dan seluruh Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya pada acara yang mengusung tema “Dokter Untuk Bangsa Berdaulat Bersama Rakyat, Kita Sukseskan Germas Menuju Indonesia Sehat” tersebut, Bupati Lampung Timur, Chusnunia menyampaikan bahwa kesehatan merupakan sesuatu yang teramat sangat tidak ternilai harganya.

Lebih lanjut, Chusnunia menyampaikan, "bahwa untuk menjadi sehat tidak dapat hanya menjadi beban tanggung jawab pemerintah semata, melainkan setiap masyarakat harus turut pula menerapkan pola hidup sehat juga," ucapnya.

“Jadi saya harapkan, semuanya yang namanya soal kesehatan adalah tanggung jawab masing masing, itu yang utama.” ungkap Chusnunia.

“Sehat tidak harus mahal, jadi makan buah di sekitarnya tidak harus buah yang mahal. Kita itu penghasil buah pisang, pepaya dan sebagainya. Yang penting makan, makan yang sehat. Dan olahraga jangan lupa,” pungkas Chusnunia, orang nomor satu di Bumei Tuah Bepadan Lamtim turut  serta membaur dalam senam bersama  masyarakat dan pengurus  IDI.
*Jef/Fauzi

Haru Tangis Mewarnai Pisah-Sambut Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Maringgai

Lampung Timur, Swara Nasional Pos - Dalam rangka pisah sambut Kepala SMP N 1 Labuhan Maringgai, hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah yang lama.Marsan, S.Pd., M.Si. Kepala Sekolah yang baru Ngatimin Hadi, S.Pd.I. seluruh Kepala Sekolah rayon 12, dan Komite Sekolah.

Dalam acara tersebut H. Fajar Subagio, S.Pd. selaku Ketua Komite, dalam sambutannya,  "saya ucapkan rasa terima kasih kepada Kepala Sekolah yang lama, Marsan, S.Pd., M.Si. dan terima kasih juga atas kerjasamanya selama ini  bisa bersinergi," ucapnya.

Lanjutnya, "dan untuk Kepala Sekolah yang baru kami harap bisa seperti Kepala Sekolah yang lama, karena tanpa adanya kerja sama tidak akan bisa memajukan sekolah ini. Karena seorang Kepala Sekolah tidak akan mampu tanpa adanya anak buah  atau anggota dan guru guru. Dan kami mendoakan  semoga Pak Marsan bisa lebih maju lagi lebih berhasil lagi di tempat yang baru dan selamat datang kepada Pak Ngatimin sebagai Kepala Sekolah yang baru," tegasnya.
 
Dalam kesempatan itu juga, Kepala Sekolah yang lama dalam sambutannya mengatakan, "terimakasih atas  kerjasama nya kepada Bapak/Ibu Guru, dan anggota rayon 12 ini selama 4 tahun 6 bulan saya ucapkan terima kasih. Saya sampaikan juga kepada Komite yang sudah membantu  menjalankan organisasi  untuk memajukan sekolah ini. Dan permohonan maaf kepada Bapak/Ibu Guru sekalian karena mungkin saya banyak kesalahan selama saya menjadi Kepala Sekolah di SMP N 1 Labuhan Maringgai," ungkapnya.
 
Sedangkan sambutan Kepala Sekolah yang baru,  Ngatimin Hadi, S.Pd.I. mengatakan, "saya banyak belajar dari beliau (Marsan), sama-sama berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa, saya masih banyak belajar dari beliau yang arif dan bijaksana dalam mengemong kami dalam rayon 12. Tetap solid, kita pegang teguh komitmen dan kerjasamanya sagat saya harapkan untuk memajukan lembaga kita semua, agar kami bisa melaksanakan tugas dengan baik. Dan tak lupa ucapan terima kasih kepada panitia yang sudah menyelenggarakan  acara pisah sambut  dan kepada  Kepala Sekolah yang lama, Marsan, S.Pd., M.Si.," ungkap Ngatimin. *Jef/Fauzi